Lampu, cahaya.. badanku berdiri kepalaku berdetak lagu yang cukup menarik, pikirku aku sekarang sedang berada di tempat yang cukup familiar lagi-lagi lampu itu lagu ini semakin berdetak begitu asyiknya malam yang sepertinya tidak akan berhenti sedang berada di depan mataku
Disini ternyata titik itu mungkin terjadi Idealismeku mulai membentur semuanya Memang benar sepertinya aku harus merasakannya sendiri terlebih dahulu Mungkin tempat ini bisa jadi selama-lamanya Aku tidak akan keluar melainkan membawa masuk Semua mulai memperlihatkan dirinya perlahan-lahan Singa kehidupan yang lama bersembunyi siap menerkam prajurit baru Orang tidak selamanya hidup dan aku harus menjaga mereka Menjadi ayah dan menjadi anak Menjadi sang senang dan menjadi sang sedih Menjadi lupa dan menjadi ingat Menjadi peluh dan menjadi keluh Kehidupan seperti seluruh musim
Sekarang kita bisa pergi ke awan, Tuan, menyimpan segalanya. Aku tak perlu melakukan apa yang kau suruh, meskipun aku sangat menghormatinya, dan melihat semua maksud baik itu, tapi aku ini hidup, bukan sedang mati, aku berjalan di waktu yang baru, yang kau rasa kau pun hidup di dalamnya, meskipun dengan berat hati ku katakan kau hanya minum sedikit dari sana, Tuan. Hari ini dan seterusnya adalah milikku. Kau bisa arahkan aku kemanapun kau mau, aku akan mendengarkan, tapi aku akan tetap pergi ke awan. Bisakah aku mengejar awanku?
Komentar
Posting Komentar