Puisi 02 : Awan
Sekarang kita bisa pergi ke awan, Tuan,
menyimpan segalanya.
Aku tak perlu melakukan apa yang kau suruh,
meskipun aku sangat menghormatinya,
dan melihat semua maksud baik itu,
tapi aku ini hidup, bukan sedang mati,
aku berjalan di waktu yang baru,
yang kau rasa kau pun hidup di dalamnya,
meskipun dengan berat hati ku katakan kau hanya
minum sedikit dari sana, Tuan.
Hari ini dan seterusnya adalah milikku.
Kau bisa arahkan aku kemanapun kau mau,
aku akan mendengarkan,
tapi aku akan tetap pergi ke awan.
Bisakah aku mengejar awanku?
Komentar
Posting Komentar